kripik pisang
KRIPIK PISANG
Kripik pisang termasuk makanan ringan yang
di buat dari irisan buah pisang dan digoreng. dengan bahan tambahan makanan
yang beraneka rasanya. Tujuan pengolahan pisang menjadi kripik pisang untuk
memberikan nilai manfaat untuk buah pisang. Prosedur
Opersional Pengolahan Kripik Pisang terdiri dari beberapa kegiatan yaitu
penyiapan bahan baku kripik pisang, penyiapan peralatan
Kripik pisang dan kemasan Kripik pisang, pengupasan Kripik pisang dan
pengirisan Kripik pisang, pencucian Kripik pisang dan perendaman Kripik pisang,
penggorengan Kripik pisang, penirisan minyak Kripik pisang, pemberian bumbu
Kripik pisang, pengemasan Kripik pisang dan pelabelan Kripik pisang, serta
penyimpanan Kripik pisang.
Bahan-bahan
yang dibutuhkan untuk membuat keripik pisang :
1.
Pisang
Bahan baku dalam pembuatan kripik pisang adalah pisang mentah. Pisang yang
dipilih adalah pisang yang sudah tua dan masih mentah sehingga mudah
diiris-iris/dirajang tipis- tipis dan dibentuk sesuai dengan selera konsumen.
2.
Air Bersih
Air dalam pembuatan kripik pisang digunakan untuk mencuci pisang. Air tersebut
tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau dan tidak mengandung zat yang
membahayakan.
3.
Minyak goreng
Minyak goreng yang digunakan adalah minyak kelapa atau minyak kelapa sawit yang
bermutu baik (jernih dan tidak tengik),Penggunaan minyak goreng dengan kualitas
rendah akan menghasilkan kripik yang tidak tahan lama(cepat tengik).
Bahan
yang ditambahkan dalam pembuatan kripik pisang :
1. Gula pasir
Fungsi gula dalam pembuatan kripik pisang adalah untuk memberikan rasa manis.
Gula pasir dibuat sirup terlebih dahulu dengan perbandingan 1 kg gula pasir
dilarutkan dalam 5 gelas air. Gula yang digunakan harus bermutu baik, yaitu
kering, tidak bau apek atau masam, tidak nampak adanya ampas atau bahan asing
dan berwarna putih. Standar gula kristal putih
2. Garam dapur
Fungsi garam dapur adalah untuk memberi rasa asin. Garam yang digunakan adalah
garam beryodium
.
Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kripik pisang antara lain:
- Baskom
- Alas Telenan
- Pisau stainless steel
- Ember plastik
- penggorengan
- Vacuum Frying
- Sealer
- Tungku atau kompor atau kompor gas
- Tampah
Tahapan-tahapan poses yang harus dilakukan dalam pembuatan keripik pisang :
a.
Pengupasan dan Pengirisan
Pisang dikupas, kemudian diiris tipis-tipis (tebal 2 – 3 mm) secara memanjang
atau melintang, langsung ditampung dalam bak perendaman untuk menghindari
proses oksidasi enzim fenolase yang ada dalam getah pisang.
b.
Perendaman
Hasil irisan direndam dalam larutan natrium bisulfit (Na2SO3) 0,3 – 0,5% selama
10 menit lalu ditiriskan.
c.
Penggorengan
Irisan buah pisang digoreng menggunakan minyak yang cukup banyak sehingga semua
bahan terendam. Tiap 1 kg irisan pisang membutuhkan 3 liter minyak goreng.
Selama penggorengan, dilakukan pengadukan secara pelan-pelan. Penggorengan
dilakukan sampai kripik cukup kering dan garing. Hasil penggorengan disebut
dengan kripik pisang. Untuk mendapatkan keripik pisang dengan rasa manis dapat
dilakukan penaburan dengan gula halus.
d.
Penirisan minyak
Hasil penggorengan pertama ditiriskan dengan menggunakan peniris minyak hingga
minyak yang ada menetes tuntas.
e.
Pemberian Bumbu
Untuk melayani konsumen yang memiliki selera berbeda-beda, dapat diciptakan
rasa kripik pisang yang beraneka rasa, misalnya kripik pisang manis, kripik
pisang asin, dan kripik pisang pedas. Caranya adalah sebagai berikut :
1. Kripik Pisang Rasa Manis
Penyiapan larutan gula. Gula pasir putih dilarutkan dalam air dengan
perbandingan 1 kg gula : 250 ml air, dan diaduk-aduk sampai larut merata.
Setelah itu larutan dipanaskan sampai mendidih. Setelah mendidih, api segera
dikecilkan untuk menjaga larutan gula tetap panas dan cair. Pencelupan dalam
larutan gula. Keripik yang telah ditiriskan segera dicelupkan ke dalam larutan
gula, diaduk sebentar agar merata, lalu diangkat dan didinginkan / diangin
anginkan.
2. Kripik Pisang Rasa Asin
Kripik pisang yang sudah digoreng setengah kering dicelupkan ke dalam larutan
garam dengan perbandingan 1:100
3. Kripik Pisang Rasa Pedas
Kripik pisang yang sudah digoreng setengah kering dicelupkan ke dalam larutan
bumbu yang terdiri dari cabe, bawang putih, dan garam. Setelah itu larutan
dipanaskan sampai mendidih. Setelah mendidih, api segera dikecilkan untuk menjaga
larutan bumbu pedas tetap panas dan cair.Siapkan bumbu yang telah dihaluskan,
seperti gula halus, garam halus, cabe bubuk, coklat bubuk yang sudah diolah,
seasoning (bumbu siap saji). Keripik pisang yang telah digoreng dan dingin
ditaburi bahan-bahan atau bumbu dalam suatu kantong plastik, kemudian kantong
plastik dibolak balik sedemikian rupa sehingga bumbu dapat melapisi secara
merata.
1. Kripik Pisang Rasa Manis
Untuk mendapatkan kripik pisang dengan rasa manis dapat dilakukan penaburan
dengan tepung gula halus.
2. Kripik Pisang Rasa Asin
Untuk keripik pisang dengan rasa asin dapat dilakukan penaburan dengan tepung
garam halus
3. Kripik Pisang Bumbu Siap Saji
Untuk keripik pisang dengan rasa bumbu siap saji dapat dilakukan penaburan
dengan tepung
Kripik pisang yang telah masak didinginkan sambil ditiriskan sehingga diperoleh
kripik pisang yang betul-betul kering. Penggorengan vacuum merupakan cara
pengolahan yang tepat untuk menghasilkan kripik buah pisang dengan mutu tinggi.
Cara menggoreng dengan menggunakan penggoreng vacuum (hampa udara), akan
menghasilkan kripik dengan warna dan aroma buah asli serta rasa lebih renyah
dan nilai gizi tidak banyak berubah. Kerenyahan tersebut diperoleh karena
proses penurunan kadar air dalam buah terjadi secara berangsur-angsur dengan
suhu penggorengan yang rendah. Pisang yang biasa digunakan untuk pembuatan
keripik menggunakan vacuum frying adalah pisang dengan tingkat kematangan penuh

Comments
Post a Comment